24 November 2025

5 Tanda Infeksi Jamur pada Area Kewanitaan yang Perlu Diwaspadai

5 Tanda Infeksi Jamur pada Area Kewanitaan yang Perlu Diwaspadai

5 Tanda Infeksi Jamur pada Area Kewanitaan yang Perlu Diwaspadai

Mengapa Infeksi Jamur Bisa Terjadi?

5 Tanda Infeksi Jamur pada Area Kewanitaan

1. Gatal dan Rasa Terbakar di Area Intim

2. Keputihan Kental Seperti Keju

3. Kemerahan dan Iritasi di Sekitar Vagina

4. Nyeri Saat Berhubungan Intim

5. Sensasi Tidak Nyaman Saat Buang Air Kecil  ‘

Cara Mencegah dan Menanganinya Sejak Dini

1. Gunakan Pakaian Dalam Berbahan Katun

2. Hindari Menggunakan Sabun Kewanitaan dengan pH Tinggi

3. Konsumsi Yoghurt atau Probiotik

4. Berobat ke Dokter

Atasi Infeksi Jamur dengan Resik-V Godokan Sirih

 

Infeksi jamur atau kandidiasis vagina merupakan kondisi yang umum dialami perempuan. Diperkirakan 75–80% perempuan pernah mengalaminya dan sekitar 40–50% mengalami infeksi yang berulang.

Penyebab utamanya adalah pertumbuhan berlebih Candida albicans. Terjadinya infeksi ini bisa dipicu oleh tubuh yang sedang stres, kelelahan, atau area kewanitaan yang terlalu lembap.

Dalam hal ini, penting bagi kamu untuk melakukan perawatan dari luar, seperti pemanfaatan daun sirih untuk mengatasi infeksi jamur. Namun, mari pahami terlebih dahulu gejala kandidiasis vagina agar infeksi tidak berkembang menjadi lebih serius.

 

Mengapa Infeksi Jamur Bisa Terjadi?

Jamur Candida albicans diketahui menjadi penyebab umum terjadinya infeksi. Kondisi tersebut dapat terjadi karena jamur mengalami pertumbuhan yang terlalu banyak. 

Candida memang biasa hidup di dalam tubuh dan tidak menimbulkan masalah. Tetapi jika keseimbangannya terganggu, jamur tersebut akan berkembang biak dengan sangat cepat sehingga menyebabkan infeksi. 

Selain area yang lembap, ada berbagai faktor yang memicu infeksi jamur, yakni:

• Mengenakan pakaian dalam yang ketat. Pakaian tersebut akan meningkatkan suhu tubuh dan kelembapan di area kewanitaan.

• Penggunaan antibiotik yang dapat memicu terjadinya ketidakseimbangan flora alami di dalam Miss V.

• Perubahan pada keasaman normal Miss V, mikrobioma alami atau perubahan pada keseimbangan hormon dapat menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan jamur secara berlebihan.

• Faktor pemicu lain adalah stres karena dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akhirnya tubuh kamu jadi rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi jamur pada Miss V.

• Kurang menjaga kebersihan.

Untuk mengatasi terjadinya infeksi jamur, kamu bisa menggunakan produk pembersih yang aman, seperti Resik-V Godokan Sirih yang akan memberikanmu manfaat daun sirih secara alami. 

 

Baca Juga: Tips Menjaga Area Kewanitaan Tetap Bersih Saat Mengurus Anak Seharian

 

5 Tanda Infeksi Jamur pada Area Kewanitaan

Infeksi jamur tidak terjadi begitu saja. Terdapat tanda-tanda ketika Miss V mulai mengalami infeksi, antara lain:

1. Gatal dan Rasa Terbakar di Area Intim

Perempuan yang mengalami infeksi jamur umumnya akan merasa gatal serta terjadi iritasi pada area Miss V dan vulva. Selain itu, muncul rasa seperti terbakar terutama ketika melakukan hubungan intim dan buang air kecil. 

2. Keputihan Kental Seperti Keju 

Gejala selanjutnya adalah keluarnya cairan dari Miss V dengan tekstur kental atau umum disebut sebagai keputihan. Keputihan tersebut tidak berbau tetapi tampak seperti keju cottage.

3. Kemerahan dan Iritasi di Sekitar Vagina 

Area vulva dapat mengalami perubahan warna menjadi kemerahan, iritasi, dan mengalami pembengkakan. Tentu ini akan menyebabkan ketidaknyamanan pada orang yang mengalami infeksi jamur. 

4. Nyeri Saat Berhubungan Intim 

Nyeri tersebut dapat muncul pada lubang Miss V atau bagian dalam panggul. Rasa nyerinya bisa muncul di satu bagian tertentu atau menjalar di berbagai area. Bahkan terkadang ada sensasi terbakar, berdenyut, hingga robek. 

5. Sensasi Tidak Nyaman Saat Buang Air Kecil

Infeksi bisa ditandai adanya rasa nyeri saat buang air kecil. Kadang juga muncul sensasi yang perih dan panas. Segera hubungi dokter jika kamu mengalami hal ini, ya.

 

Cara Mencegah dan Menanganinya Sejak Dini

Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur, kamu bisa mengikuti beberapa cara, seperti:

1. Gunakan Pakaian Dalam Berbahan Katun

Tips yang pertama adalah dengan memakai pakaian dalam berbahan katun. Bahan tersebut bisa dikatakan bahan terbaik karena mampu menjaga kesehatan area Miss V. 

Alasannya, katun memiliki sifat mudah menyerap keringat dan mengurangi pertumbuhan jamur. 

Kulit kamu juga lebih mudah bernapas ketika menggunakan celana dalam berbahan katun, sehingga area Miss V tetap sehat dan kering. Jangan lupa untuk selalu mengganti celana dalam dua kali sehari atau ketika celana sudah lembap.

Untuk kamu yang aktif berolahraga, sebaiknya segera menggantinya jika olahraga sudah selesai walaupun kamu baru saja mengganti celana dalam tersebut. 

2. Hindari Menggunakan Sabun Kewanitaan dengan pH Tinggi 

Menggunakan sabun kewanitaan dapat mengganggu keseimbangan pH Miss V, sehingga bisa mengganggu mikroflora alami yang dimiliki oleh Miss V. 

Kondisi tersebut menimbulkan berkurangnya bakteri baik yang bertugas untuk melindungi organ intim kamu. Dengan demikian, risiko infeksi pun akan meningkat. 

3. Konsumsi Yoghurt atau Probiotik

Dengan mengonsumsi yoghurt kamu bisa mengatasi infeksi jamur pada Miss V. Beberapa penelitian pada tahun 2012 dan 2015 menyebutkan bahwa yoghurt dan madu bisa mengatasi infeksi jamur. 

Hal ini karena yoghurt mengandung probiotik Lactobacillus yang mampu melawan dan juga menangkal pertumbuhan jamur Candida albicans. 

Selain yoghurt, kamu juga bisa mengonsumsi probiotik lainnya, seperti kimchi, tempe, tape dan masih banyak lagi.

4. Berobat ke Dokter

Apabila gejala infeksi jamur, seperti gatal, terbakar, keputihan, kemerahan, bengkak, iritasi, nyeri saat berhubungan intim, dan tidak nyaman ketika buang air kecil sudah berlangsung selama tiga hari, maka segera hubungi dokter.

Dengan menghubungi dokter kamu akan mendapatkan perawatan yang tepat sehingga infeksi jamur dapat segera teratasi. 

 

Baca Juga: Hal-Hal Kecil yang Sering Diabaikan tapi Bisa Ganggu Area Sensitif

 

Atasi Infeksi Jamur dengan Resik-V Godokan Sirih

Tenang, infeksi jamur bukanlah kondisi yang memalukan. Hal yang paling penting, kamu harus menjaga kesehatan Miss V, salah satunya dengan menggunakan Resik-V Godokan Sirih. Kamu bisa mendapatkan manfaat dari rebusan asli daun sirih sebagai antiseptik natural. 

Cocok untuk kamu yang berusia remaja, sudah mendapatkan menstruasi, dan mahasiswa yang aktif dalam berkegiatan termasuk rutin olahraga. 

Selain mengatasi keputihan, kamu bisa merasakan manfaat daun sirih lainnya, yakni  mengatasi bau tidak sedap sehingga memberikan kamu perlindungan #LebihDariBersih. 

Untuk kamu yang sudah memiliki pasangan, bisa memakai produk Resik-V Khasiat Manjakani Whitening dengan ekstrak manjakani dari Persia yang mampu mengencangkan otot area kewanitaan dan ekstrak bengkoang yang membantu mencerahkan area Miss V. 

Produk ini juga akan memberikan manfaat kebersihan, mencerahkan, mengurangi bau tidak sedap, dan melembutkan organ kewanitaan. 

Untuk mendapatkan produk Resik-V Godokan Sirih, kamu bisa langsung checkout di Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia. Sementara, produk Resik-V Khasiat Manjakani Whitening bisa dibeli di semua marketplace atau datang langsung ke Indomaret serta Alfamart terdekat. 

 

Referensi:

https://www.felixhospital.com/blogs/how-to-prevent-utis-and-yeast-infections-during-summer 

https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/5019-vaginal-yeast-infection 

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/candidiasis-(yeast-infection) 

https://ojs.perdoski.id/index.php/mdvi/article/view/22

test

Customer Care

Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB

Bebas Pulsa

0800-100-5466

Pulsa Bayar

021-8082-1166

© 2024 PT Kino Indonesia, Tbk. All Rights Reserved

|

Terms & Condition

Privacy Policy