
30 December 2025
“Anjing muntah kuning menunjukkan cairan empedu dari lambung/usus, bisa mengindikasikan
kondisi minor (perut kosong) atau serius (pankreatitis, keracunan, penyumbatan).
Jika berlanjut, disertai lemas/diare, atau anjing tidak makan segera ke dokter hewan.”
Melihat anjing kesayangan muntah cairan berwarna kuning tentu bikin panik. Apalagi jika muntah terjadi tiba-tiba, berbusa, atau disertai tubuh yang terlihat lemas. Apakah ini berbahaya?
Kabar baiknya, tidak semua muntah kuning menandakan kondisi serius. Namun ada juga situasi tertentu yang perlu segera ditangani agar tidak berdampak pada kesehatan anjing secara keseluruhan.
Menurut PetLab, anjing muntah kuning biasanya disebabkan oleh empedu (bile) yang keluar dari lambung saat perut kosong terlalu lama atau terjadi iritasi saluran cerna. Kondisi ini bisa ringan, tetapi perlu diwaspadai jika muntah terjadi berulang atau disertai gejala lain.
Warna kuning pada muntah umumnya berasal dari empedu, cairan pencernaan yang diproduksi hati untuk membantu mencerna lemak. Berikut beberapa penyebab paling umum:
Ini adalah penyebab paling sering. Saat anjing tidak makan dalam waktu lama, empedu bisa mengiritasi dinding lambung dan akhirnya dimuntahkan. Biasanya terjadi di pagi hari atau saat jadwal makan tidak teratur.
Pola makan yang sering berubah atau jarak makan terlalu panjang dapat memicu produksi empedu berlebih. Inilah alasan mengapa pengaturan jadwal makan sangat penting untuk kesehatan pencernaan anjing.
Makan terlalu cepat, makanan terlalu berlemak, atau perubahan jenis makanan secara mendadak bisa menyebabkan lambung anjing iritasi dan memicu muntah kuning.
Stres akibat perubahan lingkungan, perjalanan, atau ditinggal pemilik terlalu lama dapat memengaruhi sistem pencernaan anjing dan menyebabkan muntah empedu.
Cacing atau infeksi bakteri/virus dapat mengganggu proses pencernaan normal dan memicu muntah, termasuk muntah berwarna kuning.
Jika muntah kuning terjadi tiba-tiba dan berulang, terutama setelah anjing menjilat atau memakan sesuatu yang tidak seharusnya, kondisi ini perlu segera diwaspadai.
Gangguan hati, pankreas, atau usus bisa menyebabkan muntah empedu berulang yang tidak kunjung membaik. Biasanya disertai penurunan nafsu makan, berat badan turun, dan lemas.
Pertanyaan penting: tidak semua muntah kuning memerlukan kunjungan ke dokter hewan segera. Namun, ada tanda-tanda tertentu yang menunjukkan kondisi serius dan perlu penanganan darurat.
Menurut PetMD, muntah kuning menjadi lebih mengkhawatirkan jika terjadi secara berulang, disertai gejala lain, atau jika anjing tidak bisa menahan makanan dan minuman.
Jika anjing muntah kuning tidak disertai darah, masih sadar, dan hanya terjadi 1–2 kali, kamu bisa melakukan penanganan awal berikut sebelum membawanya ke dokter hewan.
Langkah pertama adalah memberi waktu lambung untuk beristirahat.
• Hentikan pemberian makanan padat sementara
• Jangan puasakan lebih dari 12 jam, terutama pada anak anjing
• Tujuannya agar iritasi lambung mereda dan produksi empedu lebih stabil
Jika muntah terus berlanjut meski sudah dipuasakan, segera konsultasi ke dokter hewan.
Dehidrasi adalah risiko terbesar saat anjing muntah. Berikan air bersih dalam jumlah kecil dan hindari minum terlalu banyak sekaligus
Jika anjing tidak mau minum atau tampak sangat lemas, kondisi ini perlu penanganan medis
Salah satu penyebab paling umum anjing muntah kuning adalah perut kosong terlalu lama. Solusinya; Bagi porsi makan menjadi 2–3 kali sehari, dan hindari jarak makan terlalu panjang
Untuk anjing yang sering muntah pagi hari, berikan porsi kecil di malam hari. Langkah ini sangat efektif untuk mencegah bilious vomiting syndrome. Baca artikel anjing muntah makanan untuk mengetahui tindakan pencegahan lebih lanjut.
Makanan yang terlalu berlemak, sulit dicerna, atau sering berganti merek bisa memicu iritasi lambung.
Untuk membantu pemulihan:
• Pilih makanan dengan nutrisi seimbang
• Mudah dicerna dan ramah lambung
• Mengandung protein berkualitas dan serat yang cukup
Memberikan makanan bernutrisi lengkap seperti Perro dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan anjing dan mengurangi risiko muntah akibat iritasi lambung. Nutrisi yang tepat membantu sistem cerna bekerja lebih stabil, terutama pada anjing dengan perut sensitif.
Jika anjing kamu tidak mau makan sama sekali, kamu bisa baca artikel penyebab dan cara mengatasi anjing tidak mau makan.
Setelah penanganan awal, lakukan observasi dan waspadai jika muncul:
• Muntah berulang lebih dari 24 jam
• Muntah disertai lemas ekstrem
• Tidak mau makan dan minum
• Diare parah atau muntah berbusa terus-menerus
Jika salah satu gejala ini muncul, segera bawa ke dokter hewan.
Obat muntah manusia tidak aman untuk anjing dan bisa memperparah kondisi. Oleh karena itu Jangan memberi obat maag manusia dan obat antimual tanpa resep dokter hewan. Selalu konsultasikan sebelum pemberian obat apa pun.
Anjing muntah kuning sering berkaitan dengan lambung kosong terlalu lama, iritasi pencernaan, atau kualitas makanan yang kurang sesuai. Penanganan awal seperti mengatur jadwal makan, menjaga hidrasi, dan observasi kondisi anjing sangat penting sebelum kondisi memburuk.
Kualitas makanan berperan besar dalam mencegah masalah pencernaan berulang, termasuk muntah.
Untuk dukungan nutrisi harian dan makanan anjing berkualitas, kamu bisa mempertimbangkan Perro dari Kino Indonesia, karena:
1. Veterinarian formulated — diformulasikan oleh dokter hewan.
2. Nutrisi lengkap & seimbang (standar AAFCO) untuk kesehatan optimal.
3. Protein tinggi dari 99% daging & sayuran asli untuk menjaga kondisi tubuh.
Varian rasa favorit anjing seperti Beef Steak, Grilled Lamb, dan Roasted Chicken.
Perro bisa didapatkan di pet shop terdekat atau melalui Tokopedia, Shopee, dan TikTok agar anjing tetap sehat dan terhindar dari gangguan pencernaan.
Other Blog
Vitamin E untuk Rambut: Manfaat, Cara Pakai, dan Rekomendasinya
Rambut Kusam Padahal Rajin Keramas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kucing Dehidrasi: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Kucing Hamil Berapa Bulan? Ini Tanda, Lama Kehamilan, dan Cara Merawatnya
Ciri-Ciri Kucing Rabies: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Other Blog
Customer Care
Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB
Bebas Pulsa
0800-100-5466
Pulsa Bayar
021-8082-1166
0811-1311-0900