23 October 2025

Seorang wanita sedang mengalami keputihan disertai gatal

Kenapa Keputihan Memicu Rasa Gatal? Yuk Cari Tahu di Sini!

Table of Content

Kenapa Keputihan Memicu Rasa Gatal? Yuk Cari Tahu di Sini!

Kenapa Keputihan Memicu Gatal?

1. Kebersihan Area Kewanitaan yang Kurang Terjaga

2. Pemakaian Celana Dalam yang Terlalu Ketat atau Tidak Menyerap Keringat

3. Perubahan Hormon dan Stres.

4. Penggunaan Produk Kewanitaan yang Mengandung Bahan Kimia Keras

Solusi untuk Mengatasi Keputihan dan Gatal

1. Jaga Kebersihan

2. Ganti Celana Dalam yang Nyaman

3. Gunakan Pembersih Kewanitaan yang Tepat

Mengapa Penting Menangani Keputihan dengan Tepat?

Atasi Gatal di Miss V dengan Resik-V Godokan Sirih

 

Masalah keputihan biasanya selalu disertai rasa gatal yang membuat tidak nyaman. Kondisi ini sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari dan bahkan menurunkan rasa percaya diri. 

Banyak wanita menganggap keputihan sebagai hal biasa, padahal jika disertai gatal, bau tidak sedap, atau perubahan warna, bisa jadi itu tanda adanya penyebab keputihan tidak normal yang perlu segera ditangani.

Keputihan sebenarnya adalah proses alami tubuh untuk membersihkan area kewanitaan dari sel-sel mati dan bakteri. Namun, ketika keseimbangan bakteri baik dan buruk terganggu, keputihan bisa berubah menjadi masalah yang menyebabkan rasa gatal dan iritasi. 

Untuk itu, penting memahami kenapa keputihan bisa memicu gatal dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat.

 

Kenapa Keputihan Memicu Gatal?

Rasa gatal yang muncul saat keputihan umumnya disebabkan oleh adanya infeksi jamur atau bakteri di area kewanitaan. Salah satu penyebab keputihan pada wanita adalah pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan akibat kondisi lembap atau ketidakseimbangan pH vagina.

Selain infeksi jamur, beberapa faktor lain juga bisa menjadi penyebab keputihan tidak normal yang disertai rasa gatal, seperti:

 

1. Kebersihan Area Kewanitaan yang Kurang Terjaga

Jika area intim jarang dibersihkan dengan benar atau sering menggunakan sabun yang tidak sesuai, bakteri jahat dapat berkembang biak dengan cepat.

 

2. Pemakaian Celana Dalam yang Terlalu Ketat atau Tidak Menyerap Keringat

Kondisi lembap di area kewanitaan menjadi tempat ideal bagi jamur dan bakteri untuk tumbuh, sehingga memicu gatal dan keputihan berlebih

 

3. Perubahan Hormon dan Stres.

Ketidakseimbangan hormon saat menstruasi, kehamilan, atau stres berat juga bisa memengaruhi produksi cairan vagina, sehingga meningkatkan risiko keputihan.

 

4. Penggunaan Produk Kewanitaan yang Mengandung Bahan Kimia Keras

Sabun dengan pewangi kuat atau antiseptik berlebihan dapat merusak keseimbangan pH alami vagina, yang seharusnya sedikit asam untuk melindungi dari infeksi.

Memahami berbagai penyebab keputihan ini penting agar kamu bisa melakukan langkah pencegahan yang tepat. Rasa gatal bukan hanya mengganggu, tapi juga bisa menyebabkan iritasi jika digaruk berlebihan, sehingga perawatan yang benar sangat dibutuhkan.

 

Baca Juga: Cara Membedakan Keputihan Normal dan Tidak Normal secara Mandiri

 

Solusi untuk Mengatasi Keputihan dan Gatal

Hindari penggunaan sabun wangi agar ph vagina tetap terkendali dan terhindar dari keputihan

Setelah memahami berbagai penyebab keputihan yang bisa menimbulkan rasa gatal, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara mengatasinya dengan tepat. Keputihan dan rasa gatal sebenarnya bisa dikendalikan dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin. 

Mulai dari menjaga kebersihan, memilih celana dalam yang nyaman, hingga menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang sesuai, semua berperan penting untuk menjaga area intim tetap sehat dan bebas iritasi.

 

1. Jaga Kebersihan

Menjaga kebersihan area kewanitaan adalah langkah paling dasar untuk mencegah dan mengatasi keputihan. Bersihkan area intim dua kali sehari dengan air bersih yang mengalir. 

Hindari penggunaan tisu basah atau sabun biasa yang mengandung parfum dan alkohol karena bisa mengiritasi kulit sensitif. Selain itu, saat menstruasi, pastikan mengganti pembalut setiap 3–4 jam agar tidak menjadi tempat tumbuhnya bakteri. 

 

2. Ganti Celana Dalam yang Nyaman

Pemilihan celana dalam sangat berpengaruh terhadap kesehatan area kewanitaan. Gunakan celana dalam berbahan katun yang lembut dan menyerap keringat agar area intim tetap kering dan tidak lembap. 

Hindari celana dalam yang terlalu ketat karena dapat menimbulkan gesekan dan memperparah rasa gatal.

Biasakan mengganti celana dalam minimal dua kali sehari, terutama setelah berolahraga atau beraktivitas berat. Menjemur celana dalam di bawah sinar matahari juga dapat membantu membunuh bakteri dan jamur penyebab keputihan. 

 

3. Gunakan Pembersih Kewanitaan yang Tepat

Memilih pembersih kewanitaan yang tepat menjadi kunci penting untuk mengatasi keputihan dan rasa gatal. Gunakan produk dengan pH seimbang (3,5–4,5) yang sesuai dengan pH alami area intim.

Hindari sabun yang mengandung bahan kimia keras, pewangi kuat, atau antiseptik berlebihan karena bisa merusak flora baik yang melindungi vagina.

Produk yang direkomendasikan adalah Resik-V, pembersih kewanitaan dengan kandungan bahan alami yang aman untuk penggunaan harian. Resik-V membantu menjaga keseimbangan pH sekaligus memberikan sensasi segar dan bersih sepanjang hari.

 

Mengapa Penting Menangani Keputihan dengan Tepat?

Keputihan yang disertai rasa gatal bukan hanya masalah kebersihan, tapi juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan pada area kewanitaan. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa berkembang menjadi infeksi serius seperti vaginitis atau kandidiasis. 

Karena itu, memahami penyebab keputihan tidak normal dan melakukan perawatan sejak dini sangatlah penting. Selain menjaga kebersihan dan memilih produk yang tepat, gaya hidup juga berperan besar. Konsumsi makanan bergizi, perbanyak air putih, hindari stres berlebihan, dan tidur cukup agar sistem kekebalan tubuh tetap kuat. 

Tubuh yang sehat akan lebih mudah melawan infeksi dan menjaga keseimbangan bakteri baik di area kewanitaan.

 

Atasi Gatal di Miss V dengan Resik-V Godokan Sirih

Keputihan yang disertai rasa gatal memang sering kali membuat tidak nyaman, namun bisa diatasi dengan langkah yang tepat. 

Dengan menjaga kebersihan, memilih celana dalam yang nyaman, serta menggunakan pembersih kewanitaan yang tepat kamu bisa melindungi diri dari berbagai penyebab keputihan dan mencegah infeksi di area kewanitaan.

Resik-V Godokan Sirih merupakan produk pembersih kewanitaan dengan kandungan asli rebusan daun sirih. Produk ini cocok untuk digunakan oleh remaja maupun wanita aktif dan tersedia dalam ukuran 100 ml. 

Selain itu, tersedia dia juga produk herbal lainnya seperti Resik-V Khasiat Manjakani Whitening mengandung ekstrak manjakani dari Persia dan ekstrak bengkoang untuk membantu Miss V tetap kencang, wangi, dan cerah. 

Dapatkan produk ini dengan mudah di official online store seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop atau kunjungi Indomaret dan Alfamart untuk mendapatkan Resik-V Khasiat Manjakani Whitening. Kamu juga bisa mendapatkan Resik-V Godokan Sirih di all marketplace. 

Jangan tunggu sampai masalah muncul, mulai rawat Miss V kamu sekarang. Klik di sini untuk mencoba Resik-V dan rasakan perbedaannya hidup #LebihDariBersih!

 

Referensi:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/reproduksi/mengapa-keputihan-tak-kunjung-sembuh-padahal-sudah-diobati

https://www.alodokter.com/komunitas/topic/keputihan-yang-tak-kunjung-sembuh-setelah-diobati 

https://www.klikdokter.com/info-sehat/kanker/keputihan-tak-kunjung-sembuh-waspadai-gejala-kanker-serviks

 

test

Customer Care

Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB

Bebas Pulsa

0800-100-5466

Pulsa Bayar

021-8082-1166

© 2024 PT Kino Indonesia, Tbk. All Rights Reserved

|

Terms & Condition

Privacy Policy