
23 November 2025
Table of Content
7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mengalami Keputihan
Mengapa Keputihan Bisa Semakin Parah?
7 Hal yang Harus Dihindari Saat Mengalami Keputihan
1. Menggunakan Sabun atau Pembersih Wangi Beralkohol
2. Mengenakan Pakaian Dalam yang Lembap atau Terlalu Ketat
3. Menunda Mengganti Celana Dalam Setelah Aktivitas Berat
4. Membasuh Area Kewanitaan dengan Arah yang Salah
5. Tidak Menjaga Asupan Makanan
6. Mengabaikan Tanda Keputihan Abnormal
7. Tidak Berkonsultasi dengan Dokter Saat Keputihan Terus Berulang
Tips Saat Mengalami Keputihan
1. Gunakan Pembersih Kewanitaan Alami dan Lembut
2. Perbanyak Konsumsi Air Putih
3. Konsumsi Yogurt dan Sayuran Segar
4. Jaga Pola Tidur dan Hindari Stres Berlebihan
Cegah dan Atasi Keputihan dengan Resik-V Daun Sirih
Keputihan adalah hal yang wajar dialami oleh setiap wanita. Cairan ini berfungsi untuk membersihkan dan menjaga kelembapan Miss V secara alami.
Namun, keputihan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan bila jumlahnya berlebihan, berbau, atau disertai rasa gatal dan nyeri. Saat hal ini terjadi, penting bagi kamu untuk memperhatikan kebersihan serta menghindari kebiasaan tertentu yang justru bisa memperparah kondisi.
Dengan memahami penyebab keputihan dan cara menanganinya dengan benar, kamu dapat menjaga kesehatan organ intim dengan lebih baik.
.jpg)
Keputihan umumnya terjadi karena perubahan alami hormon dan aktivitas bakteri baik di area kewanitaan.
Namun, ketika keseimbangan pH terganggu, bakteri baik (Lactobacillus) dapat berkurang dan memberi ruang bagi bakteri atau jamur jahat untuk berkembang biak. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab keputihan berlebih atau berbau.
Kamu mungkin juga mengalami keputihan yang makin parah akibat stres, kelelahan, penggunaan antibiotik dalam jangka panjang, serta kurang menjaga kebersihan pakaian dalam.
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu infeksi jamur, seperti Candida albicans, atau bahkan infeksi bakteri vaginosis yang membuat Miss V terasa tidak nyaman.
Tujuh kebiasaan yang sebaiknya tidak kamu lakukan ketika mengalami keputihan agar kondisinya tidak bertambah parah, antara lain:
Banyak wanita berpikir bahwa area kewanitaan harus selalu wangi agar terasa bersih. Padahal, sabun atau pembersih yang mengandung alkohol dan pewangi kuat justru bisa merusak pH alami vagina.
Produk tersebut menghilangkan bakteri baik dan membuat kulit di sekitar Miss V menjadi kering serta mudah iritasi.
Gunakan pembersih berbahan lembut dan alami, seperti ekstrak daun sirih atau manjakani yang mampu membersihkan tanpa mengganggu keseimbangan alami.
Kelembapan berlebih menjadi salah satu penyebab keputihan yang memburuk. Saat kamu mengenakan pakaian dalam yang basah oleh keringat atau terlalu ketat, Miss V menjadi hangat dan lembap sehingga menjadi lingkungan ideal bagi tumbuhnya jamur.
Pilih pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan hindari celana terlalu ketat agar sirkulasi udara tetap baik.
Setelah berolahraga, bekerja di luar ruangan, atau beraktivitas dalam cuaca panas, tubuh akan banyak berkeringat, termasuk di area intim. Jika kamu menunda mengganti pakaian dalam, kelembapan itu bisa menjadi sarang bakteri dan jamur penyebab infeksi.
Jadi, selalu ganti pakaian dalam setelah aktivitas berat untuk menjaga Miss V tetap kering dan bersih.
Cara membasuh area kewanitaan juga berpengaruh terhadap kebersihan. Banyak wanita tidak sadar bahwa membasuh dari arah belakang ke depan bisa memindahkan bakteri dari anus ke vagina.
Kebiasaan ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih dan memperparah keputihan. Biasakan untuk membasuh dari depan ke belakang agar area kewanitaan tetap higienis.
Pola makan yang tidak sehat juga menjadi penyebab keputihan berlebih. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis, pedas, atau berlemak dapat mengganggu keseimbangan mikroba alami dalam tubuh.
Kamu disarankan untuk memperbanyak makanan bergizi seperti sayuran hijau, yogurt, serta buah-buahan yang kaya antioksidan untuk membantu menjaga flora baik di area intim.
Banyak wanita menyepelekan perubahan warna, bau, atau tekstur cairan keputihan. Padahal, tanda-tanda tersebut bisa menunjukkan adanya infeksi bakteri atau jamur.
Jika keputihan berwarna kehijauan, kekuningan, berbau amis, atau disertai gatal dan nyeri, jangan biarkan begitu saja. Kamu perlu segera berkonsultasi pada dokter agar infeksi tidak menyebar atau menimbulkan komplikasi.
Jika kamu sudah mencoba menjaga kebersihan dan mengatur pola makan namun keputihan tetap datang berulang, jangan ragu untuk berkonsultasi.
Keputihan kronis bisa menjadi tanda gangguan hormonal atau infeksi serius yang memerlukan penanganan medis.
Dokter dapat membantu menemukan penyebab pastinya dan memberikan solusi yang sesuai, baik berupa obat maupun perubahan gaya hidup.
Baca Juga: Girls! Hindari Bahan Pembalut Berbahaya Ini Biar Miss V Kamu Aman
Selain menghindari kebiasaan di atas, kamu juga bisa melakukan beberapa langkah sederhana untuk mempercepat pemulihan dan mencegah keputihan datang kembali, antara lain:
Pilih pembersih berbahan alami, seperti daun sirih dan manjakani yang mengandung antiseptik alami. Kandungan ini efektif melawan bakteri jahat tanpa mengganggu flora baik.
Rebusan air daun sirih juga bisa digunakan untuk membilas area Miss V, namun pastikan suhunya tidak terlalu panas.
Air putih membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan menjaga kelembapan alami kulit serta jaringan di area intim. Minum minimal 8 gelas air per hari untuk membantu menyeimbangkan pH tubuh secara alami.
Yogurt mengandung probiotik yang membantu menyeimbangkan bakteri baik di dalam tubuh. Sementara, sayuran segar kaya akan antioksidan yang mendukung sistem imun agar lebih kuat melawan infeksi.
Hormon tubuh sangat dipengaruhi oleh pola istirahat dan stres. Tidur cukup serta melakukan relaksasi membantu menjaga keseimbangan hormon dan mencegah produksi cairan keputihan berlebih.
Baca Juga: Stres: Hubungan dengan Vagina dan Cara Mengelolanya
Keputihan memang bagian alami dari tubuh wanita, tetapi bisa menjadi tanda adanya gangguan bila berlebihan atau menimbulkan ketidaknyamanan.
Dengan memahami penyebab keputihan dan menghindari kebiasaan buruk, seperti penggunaan sabun beralkohol, pakaian lembap, serta pola makan tidak sehat, kamu bisa mencegah infeksi sejak dini.
Selain itu, menjaga kebersihan dengan pembersih alami dan menerapkan gaya hidup sehat akan membuat kamu merasa lebih nyaman setiap hari.
Rekomendasi pembersih alami yang bisa kamu pakai adalah Resik-V Godokan Sirih, produk pembersih kewanitaan dengan kandungan asli rebusan daun sirih. Produk ini cocok untuk digunakan secara harian oleh remaja maupun wanita aktif. Praktis dan tersedia dalam ukuran 100 ml.
Selain itu, ada juga produk herbal lainnya, seperti Resik-V Khasiat Manjakani Whitening yang mengandung ekstrak manjakani dari Persia serta ekstrak bengkoang yang berguna untuk membantu Miss V tetap kencang, wangi, dan cerah.
Kamu bisa mendapatkan semua produk Resik-V melalui official online store, seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop. Untuk Resik-V Khasiat Manjakani Whitening, kamu juga bisa mendapatkannya di Indomaret dan Alfamart terdekat.
Dengan kombinasi kandungan alami dan kemudahan akses pembelian, perawatan Miss V jadi lebih praktis dan nyaman. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, coba Resik-V dan rasakan hidup #LebihDariBersih!
Referensi:
https://www.halodoc.com/artikel/ini-5-hal-yang-perlu-dihindari-saat-mengalami-keputihan?
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/apa-saja-yang-tidak-boleh-dilakukan-saat-keputihan-
https://www.honestdocs.id/7-hal-terlarang-saat-merawat-miss-v
Other Blog
Bahayakah Anjing Muntah Kuning? Kenali Penyebab & Cara Mengobatinya
Vitamin E untuk Rambut: Manfaat, Cara Pakai, dan Rekomendasinya
Rambut Kusam Padahal Rajin Keramas? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kucing Dehidrasi: Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Kucing Hamil Berapa Bulan? Ini Tanda, Lama Kehamilan, dan Cara Merawatnya
Other Blog
Customer Care
Senin - Jumat
Jam 08.00 - 17.00 WIB
Bebas Pulsa
0800-100-5466
Pulsa Bayar
021-8082-1166
0811-1311-0900